Showing posts with label Religion. Show all posts
Showing posts with label Religion. Show all posts

Thursday, 8 May 2014

MEMAHAMI RAHASIA AL-QUR'AN

Kegiatan Hafalan Qur'an

AI-Quran, Sebuah Kitab Universal
Al-Quran tidak mengkhususkan pembicaraannya kepada bangsa tertentu, seperti bangsa Arab, dan kelompok tertentu, seperti kaum Muslimin. Tetapi ia berbicara kepada bukan Muslim amaupun Muslim (bukti untuk hal ini adalah banyak titah dan hujah dalam banyak ayat Al-Quran, sehingga tak perlu lagi kami kutipkan di sini), termasuk orang-orang kafir, musyrik, Ahlul Kitab, Yahudi, Bani Israil dan Nasrani. AI-Quran menghujah setiap kelompok ini dan mengajak mereka untuk menenma ajaran-jarannya yang benar.

AI-Quran juga menyeru setiap kelompok ini melalui hujah-hujah dan penalaran. Ia tidak pernah mengkhususkan pembicaraannya kepada bangsa Arab saja. Mengenai para penyembah ber­hala, ia berkata:

Friday, 11 April 2014

Peran Pemuda dalam Tradisi Ilmu

Dalam sebuah syair lagu Bang H. Rhoma Irama dikatakan bahwa “Masa muda adalah masa yang berapi-api”, begitulah bunyinya. Adapun Dr. Yusuf Qardhawi mengibaratkan, “Usia muda bagaikan matahari ketika tepat puku 12.00 yang bersinar sangat terang dan panas”. Tidak hanya kekuatan namun semangat membara dari seorang pemuda. Maka jangan heran jika pemuda sering menjadi tumpuan dalam setiap perubahan bagi suatu bangsa. 

Sunday, 13 November 2011

Pernikahan Fisik dan Rohani

Apakah keadaan berpasang-pasangan yang mempakan hikmah Allah (sunatullah-pent.) yang mengatur hubungan pria dan wanita hanya sebatas fisik saja atau juga rohani? Dan apakah karakter wanita sebagai manusia berbeda dengan karakter pria sebagai manusia sehingga kita dapat menerapkan perkataan kita tentang kemampuan hukum berpasang-pasangan untuk mencapai tingkat ini (tingkat rohani-pent.)?
Sesungguhnya ayat ini-di samping ayat-ayat lain yang berbicara tentang tabiat perkawinan (keadaan berpasang-pasangan) menunjukkan bahwa keadaan berpasang-pasangan dalam pengertian yang dalam-melampaui aspek materi menuju aspek rohani,

Sunday, 6 November 2011

Pernikahan Saat Kehilangan Daya Syahwat

 Apabila faktor utama dalam pernikahan adalah pemenuhan kebutuhan seks, maka apakah pentingnya pernikahan menjadi hilang ketika manusia-sekadar pengandaian-berhasil menciptakan obat yang dapat "membunuh" hasrat seksual?
Pertama-tama, Allah menginginkan agar manusia hidup secara alami, kemudian penciptaan obat untuk mengekang kebutuhan alami tidak akan dapat meniadakan kebutuhan itu sendiri.

Tujuan - Tujuan Utama Pernikahan

Apakah Allah menginginkan dengan adanya perbedaan-perbedaan organ tubuh antara pria dan wanita agar kedua pasangan merasakan kenikmatan seksual, atau justru Dia menginginkanan sesuatu yang lebih jauh dari hal itu? Dan apa yang dimaksud dengan firman-Nya SWT, "Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu. " (QS. a1-Baqarah: 187)?

 

Copyright @ 2013 Edi.my.id.